Disandera Hampir 2 Bulan di Irak
Wartawan Prancis: Tolong Saya!
Rabu, 02 Mar 2005 11:15 WIB
Jakarta - Seorang jurnalis Prancis dengan putus asa memohon bantuan untuk menyelamatkan dirinya. Perempuan itu telah disandera hampir dua bulan ini oleh kelompok bersenjata di Irak.Dalam rekaman video yang diperoleh AFP, wartawan bernama Florence Aubenas itu terlihat sangat kurus dengan rambut yang berantakan. "Saya orang Prancis. Saya wartawan di Liberation. Tolong saya. Kesehatan saya buruk. Secara psikologis saya juga buruk," tukas Aubenas memohon seperti diberitakan AFP, Rabu (2/3/2005).Ini merupakan gambar pertama mengenai koresponden untuk surat kabar Liberation tersebut setelah menghilang pada 5 Januari lalu. Aubenas diculik bersama penerjemahnya asal Irak, Hussein Hanun al-Saadi dari hotel tempat dirinya menginap di Baghdad."Ini mendesak sekarang. Tolong saya," kata perempuan berusia 43 tahun itu sambil menangis.Perdana Menteri Prancis Jean-Pierre Raffarin menyatakan "sangat prihatin" akan nasib reporter tersebut. Pemerintah Prancis masih terus mengupayakan pembebasan Aubenas.Sebelumnya, dua wartawan Prancis juga pernah menjadi korban penculikan dan penyanderaan. Keduanya diculik kelompok bersenjata di Irak pada Agustus 2004 lalu. Namun setelah empat bulan ditawan, kedua warga Prancis itu akhirnya dibebaskan penculik mereka pada Desember lalu.
(ita/)











































