Komisi II DPR Blusukan ke Banjarmasin dan Palangkaraya Cek Kabut Asap

Komisi II DPR Blusukan ke Banjarmasin dan Palangkaraya Cek Kabut Asap

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 07:57 WIB
Komisi II DPR Blusukan ke Banjarmasin dan Palangkaraya Cek Kabut Asap
Foto: Kebakaran lahan (Chaidir/detikcom)
Jakarta - Meski DPR berencana membentuk Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan, namun Komisi II DPR sudah lebih dulu memiliki Panja Penanganan Kabut Asap. Panja hari ini akan meninjau langsung daerah yang terpapar asap di Banjarmasin dan Palangkaraya.

"Pukul 09.00 WIB mulai melakukan perjalanan dari Banjarmasin ke Palangkaraya melalui jalan darat," ucap Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy saat dihubungi, Rabu (28/10/2015).

Untuk diketahui, Panja atau pantia kerja dibentuk hanya di satu komisi, sementara Pansus atau panitia khusus dibentuk lintas komisi. Pansus baru akan disahkan pekan ini dalam rapat paripurna DPR penutupan masa sidang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lukman mengatakan, ada 15 anggota komisi II DPR yang akan berangkat meninjau penanganan kebakaran dan kabut asap di Kalimantan hari ini. Meski ada 2 anggota lain yang sudah lebih dulu terbang karena kebetulan Dapil yang bersangkutan.

"Nanti akan mampir ke (Kabupaten) Pulau Pisau untuk melihat kebakaran hutan secara langsung, di situ ada lahan gambut yang sudah terbakar," ujar politisi PKB itu.

Baca juga infografis: Indonesia Hilang Ditelan Asap

Target lain Panja juga akan meninjau puskesmas-puskesmas dan kantor desa di beberapa titik untuk melihat penanganan korban terpapar asap. Sekaligus memberikan bantuan berupa masker dan oksigen. Titik-titik lokasi yang dituju itu disebut Lukman dilakukan mendadak nanti.

"Terakhir sebelum rapat dengan jajaran BPBN, Pemda, Gubernur, kita mampir ke rumah singgah. Itu gereja dijadikan rumah singgah, karena kita dapat informasi stok oksigen di sana kurang," terang Lukman.

Komisi II yang bermitra dengan Kemendagri, Kementerian Desa, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Mensesneg, Seskab dan lainnya itu, meninjau daerah terpapar asap untuk mengkrosek laporan penegakan hukum dalam konteks Pemda, kroscek soal pelayanan kesehatan, dan lainnya yang jadi bidang komisi II.

"Kenapa tempuh jalur darat dari Bajarmasin, karena kita ingin melewati desa-desa. Kita khawatir bantuan itu tidak sampai ke desa-desa, terutama puskesmas," ucap Lukman.


(miq/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini