Longsor Tambang Liar yang Diduga Timbun 12 Orang Tak Ganggu Operasional PT Antam

Longsor Tambang Liar yang Diduga Timbun 12 Orang Tak Ganggu Operasional PT Antam

Lani Pujiastuti - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 04:18 WIB
Longsor Tambang Liar yang Diduga Timbun 12 Orang Tak Ganggu Operasional PT Antam
Foto: Chaoss/thinkstokphotos.com
Jakarta - Sekretaris Perusahaan PT ANTAM (Persero) Tri Hartono memastikan operasional perusahaannya tidak terganggu akibat longsoran tambang ilegal di areal perusahannya.

"Kejadian tersebut tidak mengganggu operasional Perseroan dan tetap berjalan normal," ujar Tri Hartono dalam keterangannya, Selasa (27/10/2015) malam.

Perusahaan kata Tri, menyatakan prihatin dengan kejadian longsor yang diduga menimbun 12 orang penambang tanpa izin di kawasan tambang emas Pongkor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepolisian sedang melakukan penanganan perihal kejadian tersebut. Berdasarkan informasi dari Kepolisian diduga sebanyak 12 penambang tanpa izin tertimbun di lubang galian ilegal yang mereka lakukan," sambungnya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, lokasi longsor ini berada di area PT Antam, Desa Bantar Karet. Posisi penambangan liar ini cukup terjal dengan kemiringan lokasi 100-120 derajat.

"Sebelah kiri jurang, sebelah kanan tebing longsoran," demikian data yang diteruskan Kombes Pudjo dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (27/10).

Dari keterangan saksi yakni karyawan PT Antam, diketahui 12 orang ini berada di lokasi penambangan liar yang berdiameter 50 cm ini pada Senin (26/10).

"Diduga korban sebanyak 12 orang. Hidup tidaknya korban tidak diketahui karena lubang belum bisa dibuka," kata Pudjo. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads