"Transjakarta ada di dalam aplikasi GoJek dengan nama GoBusway. Dari aplikasi ini para pengguna GoJek dan para pengguna Transjakarta bisa melihat prakiraan kedatangan suatu bus tertentu yang dikelola Transjakarta di halte Transjakarta. Aplikasi ini berbasis GoogleMaps," ujar Dirut PT TransJ ANS Kosasih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2015) malam.
Selain GoBusway, PT TransJ juga bekerja sama dengan Telkom dalam pembuatan On Board Unit yang membuat semua bus TransJ bisa dipantau dari Operation Command Center (OCC) Transjakarta.
(Baca juga: Ahok: Kerjasama dengan TransJ, Go-Jek Bisa Bawa Manfaat)
"Dan juga masing-masing bus bisa berkomunikasi dengan OCC TJ. Ini sudah real time dan sudah beroperasi," sambungnya.
Selain itu PT TransJ juga bekerja sama dengan QLUE dalam pembuatan aplikasi QLUE Transit (QLUE Street).
"Dari aplikasi ini dengan metode Crowd-Sourcing para penumpang dapat memberi masukan posisi bus Transjakarta pada suatu waktu, apakah bus tersebut penuh sesak atau tidak dan apakah halte yang akan didatangi lega atau penuh sesak. Aplikasi ini berbasis GoogleMaps dan WAZE," kata Kosasih. (aws/fdn)











































