Salah satunya adalah Kesatuan Kavaleri Kostrad TNI Angkatan Darat dari Jakarta yang ditugaskan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Mayor Kav. Andre Henry Masengi, Komandan Batalyon Kav. I Kostrad dari Jakarta menjelaskan, dia bersama 330 orang pasukan Kostrad sudah sepekan berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Rinciannya, sebanyak 140 orang bertugas memadamkan api di kawasan konsesi hutan tanaman industri milik PT Bumi Andalas Permai. Perusahaan ini adalah pemasok kayu akasia untuk bahan baku pabrik milik PT OKI Pulp and Paper, anak usaha Sinar Mas Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami patroli 24 jam sehari, sampai bermalam juga karena antisipasi gambut, karena di bawahnya masih ada bara," ujar Andre di lokasi PT. Bumi Andalas Permai, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Menurut Andre kendala yang dihadapi bukan kekurangan alat berat atau alat untuk pemadaman, tetapi karena terlalu banyak serbuan api yang datang dibarengi hembusan angin kencang. Selain itu, pada pagi hari pasukan Kostrad ini tidak bisa langsung bekerja karena jarak pandang terbatas.
"Yang paling tebal dua hari lalu jarak pandang 5 meter sehingga kita harus tunggu dulu sampai antara pukul 09.00 sampai 10.00 pagi," kata Andre.
Pekerjaan para anggota Kostrad ini menjadi ringan manakala hujan mengguyur lokasi kebakaran. Seperti yang terjadi pada Selasa, 27 Oktober ini, hujan dengan intensitas sedang sempat mengguyur lokasi kebakaran hutan.
"Kita berdoa supaya tiap hari nanti ada hujan," Kata Andre yang belum bisa memastikan sampai berapa lama bertugas. (mok/mok)











































