Kostrad dari Jakarta Ikut Padamkan Titik Api di Sumsel

Kostrad dari Jakarta Ikut Padamkan Titik Api di Sumsel

Hans Henricus - detikNews
Selasa, 27 Okt 2015 18:53 WIB
Kostrad dari Jakarta Ikut Padamkan Titik Api di Sumsel
Foto: Chaidir Anwar T/detikcom
Ogan Komering Ilir - Penanganan asap di wilayah provinsi Sumatera Selatan turut melibatkan TNI. Bahkan sampai mendatangkan kesatuan dari luar Provinsi Sumatera Selatan

Salah satunya adalah Kesatuan Kavaleri Kostrad TNI Angkatan Darat dari Jakarta yang ditugaskan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Mayor Kav. Andre Henry Masengi, Komandan Batalyon Kav. I Kostrad dari Jakarta menjelaskan, dia bersama 330 orang pasukan Kostrad sudah sepekan berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Rinciannya, sebanyak 140 orang bertugas memadamkan api di kawasan konsesi hutan tanaman industri milik PT Bumi Andalas Permai. Perusahaan ini adalah pemasok kayu akasia untuk bahan baku pabrik milik PT OKI Pulp and Paper, anak usaha Sinar Mas Group.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan 140 orang bertugas memadamkan Api di daerah bernama Pangkalan Lampam, dan 50 orang sisanya berada di daerah bernama Sungai Baung Biyuku. Kehadiran Henry bersama 330 anggotanya menggantikan kesatuan Kostrad dari Jakarta yang sebelumnya sudah bertugas selama 45 hari.

"Kami patroli 24 jam sehari, sampai bermalam juga karena antisipasi gambut, karena di bawahnya masih ada bara," ujar Andre di lokasi PT. Bumi Andalas Permai, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Menurut Andre kendala yang dihadapi bukan kekurangan alat berat atau alat untuk pemadaman, tetapi karena terlalu banyak serbuan api yang datang dibarengi hembusan angin kencang. Selain itu, pada pagi hari pasukan Kostrad ini tidak bisa langsung bekerja karena jarak pandang terbatas.

"Yang paling tebal dua hari lalu jarak pandang 5 meter sehingga kita harus tunggu dulu sampai antara pukul 09.00 sampai 10.00 pagi," kata Andre.

Pekerjaan para anggota Kostrad ini menjadi ringan manakala hujan mengguyur lokasi kebakaran. Seperti yang terjadi pada Selasa, 27 Oktober ini, hujan dengan intensitas sedang sempat mengguyur lokasi kebakaran hutan.

"Kita berdoa supaya tiap hari nanti ada hujan," Kata Andre yang belum bisa memastikan sampai berapa lama bertugas. (mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads