Angkot di Kupang Kembali Mogok, 500-an Penumpang Terlantar

Angkot di Kupang Kembali Mogok, 500-an Penumpang Terlantar

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2005 10:37 WIB
Kupang - Aksi mogok angkutan kota di Kupang, Nusa Tenggara Timur, berlanjut. Ratusan sopir angkot kembali melakukan aksi mogok menuntut pemerintah segera memberlakukan penyesuaian tarif angkot sebagai dampak kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).Para sopir angkot memulai aksinya dengan melakukan konvoi keliling kota sekitar pukul 08.00 WIRA, Rabu (2/3/2005). Setelah itu mereka memakirkan kendaraannya di sekitar DPRD Kota Kupang, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kupang.Ini adalah lanjutan dari aksi mogok Selasa (1/3/2005) kemarin. Akibatnya 500-an orang pengguna angkot, baik masyarakat umum atau pelajar dan mahasiswa, terlantar. Sekitar 10 bus dan beberapa truk yang disediakan aparat kepolisian tak mampu mengangkut seluruh penumpang angkot.Saat berita ini dilaporkan, pukul 11.10 WITA, para sopir angkot sedang menggelar aksi di depan DPRD Kupang. Hujan deras yang mengguyur Kupang tidak membuat para demonstran surut. Massa tetap melakukan orasi sambil hujan-hujanan.Massa menuntut agar tarif berlaku sama antara umum dan pelajar atau mahasiswa. Mereka minta tarif pelajar/mahsaiswa naik dari Rp 500 menjadi Rp 1.000 dari Rp 500, sedang tarif umum turun dari Rp 1.500 menjadi Rp 1.000. Tuntutan penyamaan tarif pelajar dan umum ini karena selama ini banyak masyarakat umum yang mengaku-aku sebagai pelajar atau mahasiswa.Aksi yang sama dilakukan Pemuda Demokrat Indonesia, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrat, dan elemen Demokrat Kota Kupang di DPRD Provinsi NTT, Jl. Eltari, Kupang. Mereka menuntut pemerintah mencabut kenaikan harga BBM serta minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. (gtp/)


Berita Terkait