Semua Sopir Pete-pete di Makassar Mogok

Semua Sopir Pete-pete di Makassar Mogok

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2005 10:28 WIB
Makassar - Para sopir pete-pete (angkutan kota) di semua jurusan (15 trayek) di Makassar mogok. Mereka tidak mengoperasikan armadanya. Aksi ini dilakukan untuk memprotes kenaikan tarif, terkait kenaikan harga BBM. Penumpang mulai terlantar. Aksi mogok para sopir ini dimulai pukul 10.00 WITA, Rabu (2/3/2005). Sampai pukul 10.46 WITA, sebagian besar sopir memarkirkan kendaraannya di jalan-jalan di Makassar. Para sopir juga memberhentikan paksa pete-pete yang masih beroperasi. Mereka juga meminta para penumpang turun. Penurunan paksa penumpang ini terjadi di berbagai titik. Antara lain di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jl. Urip Sumohardjo, di depan kampus Universitas Hasanuddin di Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Andi Pettrani, dan lain. Sempat juga para sopir pete-pete ini menghentikan bus DAMRI yang beroperasi di Jl. Andi Pettarani. Mereka meminta para penumpang turun. Mereka melakukan hal ini, karena menganggap Bus DAMRI menggantikan fungsi-fungsi pete-pete. Aksi mogok pada sopir pete-pete ini sebenarnya didasari pada protes mereka beberapa waktu lalu terkait kenaikan tarif angkutan. Sebelumnya, tarif jauh-dekat Rp 1.000. Namun, para sopir meminta tarif dinaikkan sebesar Rp 1.500. Aksi ini makin memuncak, karena pemerintah telah menaikkan harga BBM. Sekadar diketahui, armada pete-pete ini di Makassar berjumlah 2.000-an. Pete-pete terbesar adalah trayek Terminal Dayak-Makassar Mall, yang berjumlah sekitar 1.000-an. Akibat mogoknya para sopir ini, sejumlah penumpang mulai tampak terlantar di jalan-jalan utama Makassar. Saat ini, hanya pete-pete kampus saja yang masih beroperasi. Pete-pete kampus ini hanya mengangkut para mahasiswa menuju Kampus Unhas. Sopir pete-pete kampus ini tidak satu organisasi dengan para sopir pete-pete umum itu. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads