4 Jurus Kapolda Metro Wudjukan Revolusi Mental Polisi

4 Jurus Kapolda Metro Wudjukan Revolusi Mental Polisi

Rina Atriana - detikNews
Selasa, 27 Okt 2015 11:55 WIB
4 Jurus Kapolda Metro Wudjukan Revolusi Mental Polisi
Foto: dikhy sasra
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menanggapi sebuah hasil survei yang menyebut Polri sebagai instansi yang paling tidak dipercaya dan rentan korupsi. Menurutnya, perlu dilakukan sebuah revolusi mental di tubuh Polri agar Polri dapat kembali dipercaya masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Diskusi 'Melayani dengan Revolusi Mental' di Aula PTIK, Jl Tirtayasa Raya, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015). Tito mencatat sedikitnya ada empat hal yang perlu dilakukan agar revolusi mental bisa terwujud di institusi beranggotakan 429 ribu orang tersebut.

"Survei Indobarometer tahun 2015, 2 minggu lalu, Polri bersama DPR dan DPRD termasuk 3 instansi yang paling tidak terpercaya. Ada survei lainnya yang menyatakan Polri adalah instansi terkorup. Suka atau tidak suka ini kenyataan," ujar Tito.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menawarkan sejumlah upaya, ada empat hal yang menurut kami penting. Perbaikan anggaran, aktualisasi doktrin dan kode etik, agent of change, dan pemanfaataan informasi teknologi," lanjutnya.

Terkait hasil survei, Tito membeberkan, ketidakpercayaan masyarakat terutama pada tiga hal, yaitu reserse, lalu lintas, dan sumber daya manusia.

"Pertama reserse khususnya penangan perkara yang dibolak balik, diatur-atur, dan lain-lain. Kemudian penggunaan kekerasan yang berlebihan, yang terakhir adalah korupsi dalam penanganan," beber Tito.

"Kemudian bidang lalu lintas. Kasus pungli di jalan dan calo SIM. Ketiga SDM khusunya bidang rekrutmen yang dianggap masih rentan suap menyuap," imbuhnya. (rna/mad)


Berita Terkait