Asap Kacaukan Proses Belajar di Sekolah

Asap Kacaukan Proses Belajar di Sekolah

Isfari - detikNews
Selasa, 27 Okt 2015 08:07 WIB
Asap Kacaukan Proses Belajar di Sekolah
Foto: Isfari/Detikcom
Jambi - Suasana tidak menentu dirasakan masyarakat di Kota Jambi. Kabut asap yang sudah dua bulan belakangan ini menjadi momok setiap pagi.

"Kondisi kadang pekat kadang enggak, pagi ini semakin pekat dan terasa pedih di mata," ujar Mahmud, 42, pesepeda yang ditemui di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Jambi pada Selasa (27/10).

Kondisi pekat biasanya terjadi mulai pukul 06.00 wib dan berangsur membaik pukul 10.00 wib. Namun pada sore hari kembali akan turun pekat hingga menjelang gelap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rutinitas seperti itu mesti dihadapi masyarakat dengan persiapan seadanya. Terkadang masker pun mereka enggan kenakan karena merasa sudah terbiasa. Padahal bila asap pekat terhirup bisa membahayakan kesehatan.

Hal tak menentu ini juga membuat kebijakan meliburkan siswa tidak bisa dilakukan terpusat. Keputusan ini diambil sesuai kondisi di wilayah masing-masing.

"Apabila asap sudah melewati ambang batas normal, silakan ambil keputusan apakah memulangkan cepat, belajar di rumah. Jangan khawatiran ujian nasional," tegas Anies di Jambi.

Baca juga infografis: Indonesia Hilang Ditelan Asap

Kondisi saat ini hampir belasan ribu ruang kelas di Sumatera dan Kalimantan yang terpapar asap. Kondisi buruk menyebabkan siswa-siswi menghentikan kegiatan di sekolah.

Guru Agama SD 181 Lebak Bandung, Jelatung, Kota Jambi, Sanudin, khawatir kondisi kabut asap ini menggangu proses kegiatan belajar mengajar. Terlebih saat ini hampir memasuki masa ujian Desember.

"Pandai-pandai kami untuk mengejar materi," kata guru kelas V, Saharni. Cara lain adalah mendahulukan pelajaran pokok saja yang dipelajari. (jor/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads