Pansel Ombudsman Akan Jadikan Masukan Masyarakat Jadi Bahan Tes Wawancara

Pansel Ombudsman Akan Jadikan Masukan Masyarakat Jadi Bahan Tes Wawancara

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 27 Okt 2015 08:03 WIB
Pansel Ombudsman Akan Jadikan Masukan Masyarakat Jadi Bahan Tes Wawancara
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pansel Calon Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia (Pansel ORI) akan memulai tes wawancara terhadap 36 kandidat hari ini. Sebelumnya pansel ORI telah membuka kesempatan masyarakat untuk memberikan masukan.

"Sangat kami pertimbangkan masukan masyarakat. Tentu kita juga akan verifikasi ulang," ujar anggota Pansel ORI Agus Pambagio kepada detikcom, Selasa (27/10/2015).

Dia menyebut ada banyak masukan yang diterima oleh pansel baik secara langsung maupun lewat surat elektronik. Kemarin (26/10) yang merupakan hari terakhir untuk masyarakat memberi masukan pun pansel didatangi Koalisi Masyarakat Sipil dan elemen masyarakat lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koalisi Masyarakat Sipil menyoroti sejumlah nama yang bermasalah dan dinilai kurang tepat duduk sebagai anggota Ombudsman. Sebanyak 5 kandidat punya masalah hukum, 6 kandidat dipertanyakan integritasnya, dan seorang lagi diduga pernah terlibat KDRT.

"Dari 36 calon ini, hanya 20 calon yang mempunyai kapabilitas yang relevan dengan tugas dan fungsi Ombudsman, isu pelayanan publik, dan tata kelola pemerintah. Baik dari karya-karya ilmiah yang dihasilkan, rekaman karir yang bersangkutan, mau pun yang lain. Ada 8 yang secara jelas, dari rekam jejak pengalaman dan sebagainya tidak relevan. Yang lainnya kami sulit mendeteksi karena tidak tergambarkan informasinya secara jelas," kata salah satu anggota koalisi, Hendrik Rosdinar di Gedung I Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (26/10).

Pelaksanaan tes wawancara terbuka akan dilakukan mulai pagi ini pukul 08.00 WIB di Gedung Sekretariat Negara. Per hari akan dites sebanyak 9 kandidat sampai dengan Jumat (30/10).

(bpn/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads