"Saya naik Air France dari Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Oktober," jelas Edi didampingi istrinya saat berbincang di Washington DC, Senin (26/10/2015).
Edi menuturkan kopernya dia masukkan bagasi. Pesawat terbang dengan dua kali transit di Singapura dan Paris, Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ada menduga di bandara mana ya. Cuma saat saya sampai di hotel di Washington saat mau buka koper pakaian kok rusak kuncinya," terang Edi.
Koper yang dia gunakan memiliki dobel risleting. Jadi melihat isi tas hanya dengan membuka kuncinya.
![]() |
"Jadi kuncinya seperti dicongkel, mungkin karena melihat isinya pakaian jadi tidak ada yang diambil," ujarnya.
Edi tak mau berprasangka pada siapapun. Hanya saja dia mengimbau kepada para penumpang lain agar menjaga barang mereka dengan baik. Barang berharga tidak ditaruh di koper bagasi.
(dra/jor)












































