Β
"Ah nggak juga, belum ada yang begitu-begituan. Tapi yang jelas kalau memberikan di sosial media harus bertanggungjawab, tidak asal memberikan komen-komen yang tidak bertanggung jawab. Kalau kau bertanggung jawab, kau juga harus siap ditindak," jelas Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.
Β
(Baca juga: Luhut Bantah Badan Cyber akan Kerja Sama dengan CIA untuk Sedot Data)
Β
Luhut ditanya wartawan tentang isu polisi internet melalui sistem big data di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2015).
Β
Dicecar wartawan apakah ada tim yang akan memantau media sosial, Luhut menjawab, "Kita monitor saja. Kalau nanti membuat huru-hara kita tindak".
Β
Menyebarkan isu sensutif yang belum terkonfirmasi, rumor yang tak berdasar juga akan dipantau.Β Β
Β
"Kalau mau bikin berita itu berita yang punya dasarnya. Jangan membuat berita tidak ada dasarnya. Yang membuat kegelisahan tentu kita akan bertindak," jelas dia. Β
Β
Kalau membuat meme tentang presiden?
Β
"Ya dong sama. Sekarang kamu mau nggak saya lecehkan? Nggak mau kan, ya sudah. Kalau kamu nggak mau, saya juga nggak mau. Kan gitu. Apalgi presiden, presiden kan simbol negara," jawab Luhut.
Β
Penegasan, berarti nggak ada tim polisi internet? "Nggak ada," tegas dia. Β
Β
(Baca juga: Heboh 'Big Data' Sedot Isi Pesan Instan, Kominfo: Itu Hoax!)
Β
Sebelumnya beredar pesan melalui broadcast via aplikasi pengirim pesan sebagai berikut:
Β
Saat ini system Big Data Cyber Security Indonesia sudah terpasang di Pejaten Jakarta dan DJP, menyusul Wantanas yang akan menyedot semua informasi yang melalui Internet di Indonesia.
Β
Artinya segala percakapan kita di Cyber (WA, BBM, SMS dll) akan tersedot masuk secara otomatis ke dalam BIG DATA.
Β
Berkaitan dengan hal tersebut, maka mulai tgl 19 Okt '15 akan ada tim Polisi lnternet yang akan mengawasi dan melaksanakan operasi. penyelidikan terhadap pengeditan info, gambar-gambar maupun foto pimpinan negara, simbol negara, dan lambang negara.
Β
Maka dari itu, jangan kirim hal-hal yang bersifat sensitive dan gambar-gambar pemimpin Negara untuk bahan kartun, guyonan maupun lelucon lainnya.
Β
* Polisi Internet melalui teknik internet system akan menelusuri sumber pengirim ke grup tersebut.
Β
* Diharapkan dapat saling mengingatkan dan menjaga, untuk menghindari kesalahan pengiriman gambr yang bersifat sensitif sebagaimana tersebut di atas.
Β
* Jangan sampai grup WA anda berurusan dgn Polisi Internet (Cyber Crime Police).
Β
# Sekian yang dapat disampaikan, agar berhati-hati dalam pengiriman info-info / gambar-gambar melalui WA, BBM, dllnya.
Halaman 2 dari 1











































