Saat Pesawat Menembus Pekatnya Kabut Asap di Langit Sumatera

Saat Pesawat Menembus Pekatnya Kabut Asap di Langit Sumatera

Isfari Hikmat - detikNews
Senin, 26 Okt 2015 18:53 WIB
Saat Pesawat Menembus Pekatnya Kabut Asap di Langit Sumatera
Bandara Sutan Mahmud Badaruddin, Palembang dikepung asap (Foto: Isfari Hikmat/detikcom)
Palembang - Selimut asap menjadi pemandangan di atas langit Sumatera hingga saat ini. Langit serba putih terlihat sejak pesawat landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten sekitar pukul 15.30 wib hingga mendarat di Bandara Sutan Mahmud Badaruddin, Palembang.

Pemandangan gumpalan awal putih yang cantik kini tidak lagi terlihat. Langit biru di atas horizon pun sama sekali hilang. Yang tersisa hanyalah whiteout atau visual serba putih menjenuhkan dari ketinggian 33.000Β  langit Sumatera ini.

Langit Sumatera dipenuhi asap (Foto: Isfari/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga mendarat langit tidak kunjung terlihat tanda akan cerah. Terasa hening dan membosankan duduk selama hampir satu jam. Bahkan seorang penumpang pesawat dari Jakarta merasa ngeri. "Yang terlihat hanya putih di luar (pesawat)," ujar Fabian, 27, karyawan swasta.

Dia sempat berpikir bagaimana pilot mengetahu landasan apabila terus seperti ini. Hingga pukul 16.30 wib pesawat GA110 mulai menurunkan ketinggian perlahan tanda-tanda landasan mulai terlihat. Diperkirakan jarak pandang masih di bawah 1.000 meter sore itu.

Bau asap pun mulai tercium dari kabin pesawat, terdengar suara batuk satu dua penumpang. Syukur pesawat mendarat mulus, namun suasana masih terasa hening. Begitu mulai melangkah ke luar bandara, tercium bau menyengat asap.

Hiruk pikuk bandara mulai berdenyut. Tawaran tumpangan taksi dijajakan kepada mereka yang melangkah ke luar bandara. Seperti mereka mengabaikan asap demi mencari nafkah. "Situasi ini sudah 4 bulan," ujar Marsudi, pria berusia 40-an ditemui di bandara. Dia pun tidak mengetahui entah sampai kapan situasi akan membaik.
Bandara Sutan Mahmud Badaruddin, Palembang dikepung asap (Foto: Isfari Hikmat/detikcom)
(slm/slm)


Berita Terkait