46 Warga di Jakpus Siap Jadi Agen 'Tempat Aman Anak'

46 Warga di Jakpus Siap Jadi Agen 'Tempat Aman Anak'

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 26 Okt 2015 17:07 WIB
46 Warga di Jakpus Siap Jadi Agen Tempat Aman Anak
Foto: Dok Polres Jakpus
Jakarta - Polres Jakarta Pusat mulai menjalankan program perlindungan anak dengan menggandeng sejumlah warga untuk menjadi agen 'Tempat Aman Anak'. Di hari perdana peluncuran, sudah ada 46 warga yang siap menjadi agen untuk memberikan perlindungan terhadap anak.

"Sejauh ini, alhamdulillah sudah ada 46 warga yang secara sukarela mau menjadi agen Tempat Aman Anak," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo kepada detikcom, Senin (26/10/2015).

Foto: Dok Polres Jakpus


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendro mengatakan, para agen ini telah menjalani seleksi ketat dari anggota Bhabinkamtibmas. Orang-orang yang direkrut menjadi agen ini terpercaya dan tentunya mampu menjaga anak-anak.

"Yang terpenting orang tersebut sayang anak, memahami anak. Kemudian dia memiliki tempat tertutup yang tidak bisa dilihat pelaku," imbuhnya.

Dari 46 agen tersebut, 8 agen di Tanah Abang, 8 agen di Gambir, 5 agen di wilayah Menteng, 8 di wilayah Polsek Maya, 7 di Polsek Senen, 5 di wilayah Sawah Besar, 3 agen di wilayah Cempaka utara, dan 2 di wilayah Johar Baru.

Warga yang menjadi agen tersebut, kemudian di bagian depan rumahnya ditempeli stiker Tempat Aman Anak. Dengan terwujudnya Tempat AMAN anak ini, diharapkan anak-anak atau warga yang mengetahui seorang anak dalam kondisi bahaya dapat mengantarnya ke Tempat Aman Anak ini.

Kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah Polres Bekasi Kabupaten. Kegiatan ini baru disosialisasikan kepada warga. Polres Bekasi Kabipaten memili yayasan Darussalam milik H Anwar sebagai Tempat Aman Anak di kampung Tegalega,Β  Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Kami sifatnya baru sosialisasi karena penyeleksian orang yang akan dijadikan agen perlu waktu," kata Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Awal Chairuddin.

"Warga yang menjadi agen Tempat Aman Anak ini harus memahami anak-anak, sabar menghadapi anak dan tentunya punya kecintaan terhadap anak yang sangat besar sehingga mau merawat paling tidak sampai polisi menjemputnya," tutupnya.

Foto: Dok Polres Jakpus
(mei/slm)


Berita Terkait