Soal Arzetti-Letkol Rizeki, MKD Tunggu Hasil Pemeriksaan Denpom

Soal Arzetti-Letkol Rizeki, MKD Tunggu Hasil Pemeriksaan Denpom

Ahmad Toriq - detikNews
Senin, 26 Okt 2015 16:59 WIB
Soal Arzetti-Letkol Rizeki, MKD Tunggu Hasil Pemeriksaan Denpom
Foto: Istimewa/gusmun
Jakarta - TNI AD merilis informasi anggota DPR Arzetti Bilbina digerebek saat berduaan di hotel dengan Dandim Sidoarjo, Letkol Kav Rizeki Indrawijaya. Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) menunggu hasil pemeriksaan Denpom TNI, baru mempertimbangkan akan memanggil Arzetti.

"MKD akan menuggu hasil pemeriksaan Denpom terhadap Dandim," kata Wakil Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Senin (26/10/2015).

Bila ada dugaan pelanggaran etika yang dilakukan anggota DPR berdasarkan hasil pemeriksaan Denpom TNI, baru MKD memproses persidangan untuk Arzetti. MKD akan bekerja sama dengan Denpom TNI untuk penyelesaian kasus ini. Letkol Rizeki saat ini memang sedang diperiksa oleh Denpom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai UU MD3 serta tata beracara, MKD dapat meminta informasi serta bekerja sama dengan pihak penegak hukum bila diperlukan dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota DPR," ujar politikus Gerindra ini.


Kadispen TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah sebelumnya menyebut Letkol Rizeki dan Arzetti diamankan pada Minggu (25/10) kemarin, karena berduaan di dalam hotel, tepatnya di kamar nomor 18. Namun belum ada bukti yang mengarah pada perselingkuhan.

"Bukan penggerebekan, emang disinyalir ditangkap. Kita menghargai praduga tak bersalah. Sedang dalam proses, sedang diperiksa Denpom Malang. Ini bisa jadi dalam rangka kedinasan karena yang satu masih pakaian dinas, si Dandim," kata Brigjen Sabrar saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10/2015).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman memberikan informasi tambahan soal pertemuan Arzetti dan Letkol Rizeki. Pertemuan keduanya disebut Tatang untuk membahas soal program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Jadi Rizeki memang diundang sama Saudari Arzetti yang memang merupakan anggota DPR dari Dapil Jawa Timur. Acaranya untuk pemberian bantuan CSR," kata Tatang saat dikonfirmasi terpisah, Senin (26/10/2015).

Arzetti sudah membantah dirinya digerebek di dalam kamar nomor 18, seperti yang disebut Brigjen Sabrar. Dia mengakui bertemu dengan Letkol Rizeki, tapi di lobi hotel, dan ditemani suaminya.

"Nggak-nggak. Itu di luar kamar. Ada suami saya Mas Didit juga ada banyak orang," kata Arzetti saat dihubungi detikcom, Senin (26/10/2015).

Namun keterangan berbeda datang dari karyawan Hotel Arjuna, Malang, Jawa Timur, tempat pertemuan keduanya. Pihak hotel mengakui ada ramai-ramai di salah satu kamar hotelnya. Β 

"Memang ada, tapi saya tidak tahu siapa," kata karyawan hotel yang mengaku bernama Sri kepada detikcom di kantornya, Senin (26/10/2015)

Sri mengaku tengah libur saat ada penggerebekan di hotel. Dia mendapatkan laporan dari anak buah. "Saya libur kemarin kan tanggal merah. Anak buah telepon saya, ada kejadian itu," bebernya.

Dijelaskan Sri, menurut laporan anak buahnya, sejumlah anggota TNI datang menuju kamar 18. Kemudian mereka pergi entah ke mana. Kamar dibiarkan kosong.

"Semua yang masuk kemarin saat ini lepas dinas. Yang pasti saya membenarkan (ada sejumlah anggota TNI dan menjemput perempuan dan pria)," tambah Sri. (tor/try)


Berita Terkait