Kapuspen TNI: Dandim Sidoarjo Bertemu Arzetti di Hotel Bahas CSR

Kapuspen TNI: Dandim Sidoarjo Bertemu Arzetti di Hotel Bahas CSR

Nugraha Rodiana - detikNews
Senin, 26 Okt 2015 16:01 WIB
Kapuspen TNI: Dandim Sidoarjo Bertemu Arzetti di Hotel Bahas CSR
Hotel pertemuan Arzetti dan Dandim (Foto: Aminudin)
Jakarta - Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman memastikan ada pemeriksaan terhadap Dandim Sidoarjo Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya terkait kabar berduaan dengan Arzetti Bilbina. Pertemuan keduanya memang di hotel, untuk membahas soal program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Jadi Rizeki memang diundang sama Saudari Arzetti yang memang merupakan anggota DPR dari Dapil Jawa Timur. Acaranya untuk pemberian bantuan CSR," kata Tatang saat dikonfirmasi terpisah, Senin (26/10/2015).

Sebelum pertemuan pada Minggu (25 Oktober) itu, Letkol Rizeki juga sudah bertemu dengan orang lain. Terkait soal kabar penggerebekan, Tatang belum mau berkomentar banyak.

"Karena istilah penggerebekan itu kan seolah-olah bagaimana kan dan padahal saya dengar juga mereka ada di ruang tamu hotel. Makanya, agar beritanya tidak simpang siur saya juga mau menunggu konfirmasi dari Dandim Sidoarjo," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kadispen TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah sebelumnya mengatakan, keduanya diamankan pada Minggu (25/10) kemarin karena berduaan di dalam hotel. Namun belum bukti yang mengarah pada perselingkuhan.

"Bukan penggerebekan, emang disinyalir ditangkap. Kita menghargai praduga tak bersalah. Sedang dalam proses, sedang diperiksa Denpom Malang. Ini bisa jadi dalam rangka kedinasan karena yang satu masih pakaian dinas, si Dandim," kata Brigjen Sabrar saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10/2015).
Dandim Sidoarjo (dok. kodam-5 brawijaya)

Meski begitu, Letkol Rizeki diperiksa Denpom Malang bersama Arzetti dan suaminya.

Arzetti dikonfirmasi terpisah via telepon mengaku sudah mengetahui kabar tersebut. Kader PKB ini menyangkal.

"Alhamdulillah, saya baik-baik saja. Banyak kawan-kawan wartawan yang konfirmasi. Itu semua tidak benar," kata Arzetti saat dihubungi detikcom soal broadcast penggerebekan, Senin (26/10/2015).

Arzetti heran dengan beredarnya isu yang disertai kronologi penggerebekan itu. "Kok bisa begitu ya, ada kronologi seperti yang disampaikan wartawan ke saya, " kata dia yang mengaku sedang berada di Jakarta ini. (mad/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini