Penembak Taksi Express di Mampang Mengaku Aparat

Penembak Taksi Express di Mampang Mengaku Aparat

Niken Widya Yunita - detikNews
Senin, 26 Okt 2015 14:45 WIB
Penembak Taksi Express di Mampang Mengaku Aparat
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pengemudi Land Cruiser yang menodong kepala sopir Express, Rahmat Suparman, dan menembak bodi taksi tersebut pagi tadi, masih dicari polisi. Saat menodong Rahmat, pengemudi itu mengaku aparat.

"Pengemudi Land Cruiser B 1 WTO bilang ke sopir Express: saya aparat!" cerita Direktur Operasional Express Group Herwan Gozal mengutip keterangan Rahmat, ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10/2015).


Menurut Herwan, belum diketahui apakah benar pengemudi itu merupakan aparat. Bisa saja pengemudi Land Cruiser yang berjenis kelamin laki-laki itu hanya mengaku-ngaku saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herwan menjelaskan, Rahmat saat kejadian sedang membawa seorang penumpangdariRawamangun menuju KemangUtaraIII pada pukul 05.30 WIB tadi. Saat di lampumerahMampang, mobilnya dipepet dan ditembak pengendaramobilLandCruiser. Dor! Bagian bemper belakang sebelah kiritaksiExpress bolong.



Setelah itu, Rahmat turun dari mobil dan menanyakan kesalahannya pada pengemudi Land Cruiser. Rahmat mengaku tidak menyerempet karena itu dia mempertanyakan apa kesalahannya pada pengemudi Land Cruiser.

"Salah saya apa, Pak?" tanya Rahmat ditirukan Herwan.


Namun bukannya mendapat jawaban, Rahmat malah mendapatkan ancaman pistol di kepalanya. Mendapati itu, Rahmat shock dan takut.Β  Pengemudi Land Cruiser juga mengeluarkan pernyataan padanya, "Kamu sopir saja belagu!"


Setelah mengancam Rahmat dengan pistol, pengemudi kabur menuju ke sebuah apartemen di Mampang, Jakarta Selatan. Rahmat langsung melapor ke Polsek Mampang. Kasusnya ditangani Polres Jaksel.

"Dilakukan uji balistik bekas penembakan di Polres Jaksel," ucap Herwan.


(nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads