"Pelaku diduga lebih dari dua orang. Kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Pasar Minggu," kata Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Aswin kepada detikcom, Senin (26/10/2015).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Saat itu dua satpam yang jaga malam duduk berbicang sambil memainkan handphone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu satpam mencoba melawan para pelaku. Namun, korban akhirnya hanya bisa pasrah setelah ditodong benda semacam senjata api.
Selanjutnya, sekitar 3 pelaku menutup mulut satpam Haryanto dengan lakban dan wajahnya disarungi seragam kerja. Sementara kaki dan tangannya diikat tali sepatu.
Sedangkan temannya, Ari, ditutup mulut, mata dengan lakban. Begitu juga dengan kaki dan tangannya diikat lakban.
"Setelah kedua saksi selesai diikat dibawa ke gudang genzet belakang pos satpam, selanjutnya saksi mendengar sekitar 2 unit mobil yang salah satunya terdengar seperti truk," jelasnya.
Sekitar pukul 02.30 WIB, kedua satpam itu akhirnya bisa melepas ikatan. Saksi Haryanto mendatangi petugas hansip Jl Jaha dan kemudian diantar ke petugas piket mako Marinir cilandak untuk meminta bantuan. Selanjutnya saksi bersama petugas jaga marinir mengecek kedalam kantor dalam kondisi berantakan, kemudian satpam melaporkan ke polisi.
"Hasil olah TKP pelaku masuk dengan cara melompati pagar samping pos, selanjutnya mengikat saksi yang berjaga di saung samping pos dengan ancaman, kemudian saksi dibawa oleh pelaku kedalam gudang genset, selanjutnya pelaku masuk kedalam kantor dengan cara mencongkel pintu masuk dan mengambil barang barang yang berada didalam kantor serta barang milik saksi saksi," paparnya.
Belum diketahui berapa kerugian dalam perampokan ini karena pihak korban masih melakukan inventarisasi barang. Hanya diketahui, para pelaku juga mengambil handphone dan barang pribadi dua satpam. (mei/aan)










































