"Yang pertama mengenai Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia tapi pada saat yang sama Indonesia menjadi negara demokrasi terbesar di dunia yang toleran, pluralis, dan sebagainya yang tidak dimiliki negara lain," ujar Menlu Retno dalam keterangan pers di Blair House, Minggu (25/10/2015) malam waktu setempat.
Kedua, soal ekonomi. Retno menjelaskan ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka. Indonesia ingin meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Amerika, dan menjadi mudah kerjasama dengan negara manapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, lanjut Retno, Indonesia merupakan pasar digital terbesar di Asia Tenggara. Saat ini nilai digital market Indonesia 12 miliar dolar AS tahun 2014, naik dari 2013 yang hanya 8 miliar dolar AS.
"Ini belum campur tangan pemerintah. Diproyeksikan pada 2020, maka Indonesia akan menjadi the biggest digital market in south east asia," tuturnya.
Keempat, Jokowi dan Obama akan membahas isu perubahan iklim. "Sebagai pemimpin dua negara besar, maka akan membahas isu internasional lainnya," tutupnya.
Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu pada Senin (26/10) pukul 14.30 waktu setempat di ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC,
(ega/miq)










































