"Betul (ada sopir kita yang ditembak). Saya dapat informasinya. Kami menyayangkan kejadian seperti ini. Kami prihatin penggunaan senjata secara sembarangan karena bertentangan dengan UU," ujar Direktur Keuangan Express Group David Santoso, ketika dihubungi, Senin (26/10/2015).
Menurut David, sopir Express diketahui baik-baik saja. Taksi Express yang ditembak bernomor pintu JFA 117.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan yang punya senjata legal di Indoensia hanya polisi dan TNI di negara ini," tuturnya.
David belum mengetahui detail peristiwa tersebut. Dia menyerahkan semuanya pada polisi.
"Kita sudah lapor polisi di Mampang," kata David.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso kepada detikcom mengatakan taksi Express ditembak pengemudi mobil pribadi di depan Hotel Maharaja, Jl Kapten Tendean, Mampang, Jaksel pukul 05.30 WIB tadi. Penembakan diduga dipicu akibat serempetan di jalan.
"Diduga mereka serempetan, kemudian pengemudi mobil pribadi ini menembak Taksi Express," kata Priyo. Polisi telah mengantongi nopol mobil penembak tersebut.
(nwy/nrl)










































