"Saya setuju memgusulkan adanya Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan di DPR," kata Viva saat berbincang dengan detikcom, Minggu (25/10/2015).
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai dampak buruk dan negatif akibat kebakaran hutan dan lahan telah menyebabkan kerugian ekonomi yang besar serta mengganggu kesehatan dan pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, kata dia, pemerintah telah berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya. Namun upaya tersebut dinilai masih lamban dan belum maksimal.
Menurut Viva, melalui Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan, DPR bisa membantu kinerja pemerintah melalui keputusan politik.
"DPR perlu membantu kinerja pemerintah melalui keputusan politiknya agar persoalan kebakaran hutan dan lahan secepatnya bisa teratasi," kata dia.
Usulan agar DPR membentuk Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan sebelumnya pernah disampaikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Pansus ini dibuat untuk mengontrol proses pemadaman kebakaran yang dilakukan oleh pemerintah.
"Kami mendorong dibentuknya Pansus kebakaran hutan. Kita tidak menutup mata dengan upaya sekarang tapi masalah yang dihadapi lebih besar dibandingkan dengan upayanya," kata Sekjen PBNU Helmi Faisal dalam diskusi 'Mencari Solusi Asap yang Tak Kunjung Lenyap' di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015) lalu.
(erd/asp)











































