Menlu Retno Pastikan Persiapan Penyambutan Jokowi di AS

Laporan dari AS

Menlu Retno Pastikan Persiapan Penyambutan Jokowi di AS

Shohib Masykur - detikNews
Minggu, 25 Okt 2015 11:54 WIB
Menlu Retno Pastikan Persiapan Penyambutan Jokowi di AS
Foto: Shohib Masykur
Washington DC - Presiden Jokowi dijadwalkan mendarat di Amerika Serikat (AS) hari Minggu (25/10/2015) pagi. Dalam rangka memastikan kesiapan penyambutan Jokowi, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memimpin langsung persiapan substansi maupun teknis kunjungan yang akan berlangsung selama 25-29 Oktober 2015 tersebut.

"Ini adalah hari terakhir persiapan kunjungan karena besok pagi Presiden sudah tiba di sini. Saya bersama Dubes telah melakukan persiapan terakhir, baik dari segi substansi berupa penyelesaian dokumen-dokumen maupun dari segi teknis. Saat ini persiapan sudah matang, dan kita siap menerima kedatangan Presidenm," kata Menlu Retno di Washington DC, AS, Sabtu (24/10/2015) malam.

Agenda pertama Jokowi adalah pertemuan degan masyarakat Indonesia yang tinggal di AS. Menlu yang didampingi Dubes RI untuk AS, Budi Bowoleksono, tampak meninjau lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan tersebut, yaitu di Wisma Dubes RI. Menlupun secara langsung terlibat dalam penyiapan teknis tempat acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya kemana pun Presiden pergi, kalau waktunya memungkinkan, beliau selalu ketemu degan masyarakat. Ini merupakan momen penting bagi presiden untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Biasanya mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai apa yang terjadi di Indonesia, lalu dari situlah terjadi dialog secara langsung antara masyarakat dengan Presiden," kata Menlu.

Dia menambahkan, Wisma Dubes sengaja dipilih karena tempat itu merupakan rumah milik bersama warga Indonesia sehingga mendatangkan rasa nyaman baik bagi masyarakat maupun bagi Presiden.

"Ini kan rumah kita, jadi akan ada rasa nyaman bagi masyarakat dan Presiden untuk berada di sini. Selain itu Presiden juga bisa sekaligus meninjau rumah kita di sini," kata alumnus Univeristas Gadjah Mada itu. (mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads