Ini Motif Pembunuhan Mahasiswi Stikes di Madiun

Ini Motif Pembunuhan Mahasiswi Stikes di Madiun

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 25 Okt 2015 06:44 WIB
Ini Motif Pembunuhan Mahasiswi Stikes di Madiun
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Aparat polisi berhasil mengungkap pembunuhan Fitria Kumala (20), mahasiswi Semester V Stikes Jombang di hutan jati Pajaran, Desa Pajaran, Saradan, Madiun, Jatim yang dilakukan pacarnya sendiri. Pelaku, Yatimin alias Tonggeng (25) membunuh korban karena tidak mau dimintai pertanggungjawaban.

"Tersangka mengatakan, korban memintanya untuk dinikahi karena sudah telat 1 bulan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hanny Hidayat kepada detikcom, Minggu (25/10/2015).

Tersangka sendiri telah menikah dan istrinya sedang mengandung anak kedua. Tersangka dan korban menjalin hubungan asmara terlarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tersangka panik hingga akhirnya merencanakan pembunuhan korban,"imbuhnya.

Yatimin ditangkap tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Unit Resmob polres Madiun di Desa Sumberejo, Madiun, Kabupaten Madiun, kemarin siang.

Mayat korban ditemukan pada Senin (19/10) siang lalu di tengah hutan jati petak 45A, Desa Pajaran, Kecamatan Sadaran, Kabupaten Madiun. Korban ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi lehernya mengalami luka tusukan.

"Hasil autopsi, korban ditusuk di leher dan di injak lehernya hingga mengalami patah tulang," imbuhnya.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti motor Yamaha Vega berpelat AE s875 FL yang digunakan untuk menjemput korban, helm warna putih, 3 unit handphone dan laptop merek Toshiba milik korban.

"Tersangka kami jerat dengan Pasal 338 KUHP jo 340 KUHP jo 365 KUHP," tutupnya. (mei/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads