"Kemudian masalah internal partai dan termasuk juga KIH," kata Megawati soal isi pertemuannya dengan Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2015). Megawati bicara setelah Presiden Jokowi. Seskab Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga hadir dalam jumpa pers itu.
Sayangnya Megawati tak menjelaskan lebih lanjut soal materi PDIP dan KIH yang dibahasnya dengan Jokowi. Begitu juga Presiden Jokowi yang sebelumnya bicara, bahkan sama sekali tak menyinggung ada pembicaraan soal PDIP dan KIH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NasDem terang-terangan menyatakan protes jika PAN masuk kabinet. NasDem tak terima partai yang tak berdarah-darah mendukung Jokowi di Pilpres 2014 diberi jatah kursi menteri.
"PAN kan baru-baru saja masuk kabinet, kalau kemudian di tengah jalan dikasih jatah kursi menteri apa partai lain nggak marah. Partai-partai lainnya dalam KIH sudah berdarah-darah loh memenangkan Jokowi-JK," kata politikus NasDem Luthfy A Mutty, Kamis (22/10) lalu.
PKB juga terlihat galau menyikapi kabar PAN akan masuk kabinet. Ketum PKB Muhaimin Iskandar bahkan menyatakan sudah meminta waktu khusus untuk bertemu Presiden Jokowi untuk membahas soal isu reshuffle ini.
"Saya belum tahu baru nanti malam saya ketemu beliau. Ketemu Pak Jokowi baru nanti malam," kata Muhaimin, Kamis (22/10) lalu. Namun belum diketahui apakah pertemuan itu jadi dilaksanakan atau tidak. Sebab, Seskab Pramono Anung mengaku tak tahu menahu soal rencana pertemuan Jokowi-Cak Imin.
Namun demikian, tak semua parpol KIH menolak masuknya PAN ke kabinet. PDIP jadi salah satu parpol yang tak masalah kalau PAN masuk kabinet, demikian pula Hanura memilih menghormati hak prerogatif Presiden Jokowi. (rjo/tor)











































