"Saya yakin bahwa Indonesia akan membawa IORA ke level lebih tinggi," tutur Menlu Bishop dalam Council of Ministers Meeting (CMM) di Mercure Hotel, Padang, Jumat (23/10/2015).
Menlu Bishop menyinggung berbagai agenda yang dipersiapkan Indonesia untuk negara-negara anggota IORA selama dua tahun ke depan, yang menurutnya ambisius, namun bermanfaat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Menlu Bishop mengapresiasi inisiatif Indonesia untuk memperkuat kelembagaan IORA dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) IORA pada peringatan 20 tahun IORA tahun 2017 mendatang. Kemudian juga perumusan IORA Concord yang masih terus disusun agar bisa disahkan pada KTT tersebut.
"Pengajuan Indonesia untuk memperingati peringatan 20 tahun IORA dengan penyelenggaraan summit kepala negara dan juga dengan IORA Concord sungguh penuh aspirasi dan patut dipuji," cetus Menlu Bishop.
"Australia akan bekerja bersama secara erat dan konstruktif dengan Indonesia dalam mewujudkan hal ini," imbuhnya.
Australia yang menjabat Ketua IORA periode 2013-2015 ini berupaya memperkuat fokus strategis IORA. Menlu Bishop menuturkan pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Sekjen PBB agar IORA diizinkan menjadi anggota pengamat pada Sidang Majelis Umum PBB. Bishop juga mengajukan kepada Ketua Komisi Uni Afrika agar IORA dikabulkan menjadi anggota pengamat mereka. (nvc/spt)











































