Acara ini digelar di Teater Mandala Pemuda, Wisma Menpora Senayan, Jakarta, Jumat (22/10/2015). Acara juga dihadiri oleh Sesmenpora Alfitra Salamm, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Sakhyan Asmara.Β Demikian siaran pers Kemenpora.
Menpora menginginkan adanya peran serta dan kerjasama pemuda dan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kepemudaan di Kemenpora.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Di luar sana terlalu besar ekspektasi publik untuk pemuda dan olahraga pada kementerian ini, maka tentu tidak cukup dari apa yang dimiliki tanpa keterlibatan para pemuda semuanya," kata Cak Imam, panggilan akrab Menpora, Jumat (23/10/2015).
Β "Ambillah peran di bidang sarjana penggerak pedesaan, kepeloporan, Paskibraka, Pramuka, olahraga, tancapkan cita-cita Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga ini," tambahnya.
Dari sharing dan inspirasinya Menpora berpesan agar apapun yang dilakukan pada hari ini pasti akan berbuah di masa yang akan datang.
"Kita punya potensi, niat, harga diri dan cita-cita untuk dapat diwujudkan di masa depan agar disiasati menjadi peluang, terobosan dan upaya jangan terlena, bekerjalah cerdas, kerja keras dan kerja iklas," tegas tokoh PKB ini.
Menpora berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. "Saya kira ini tidak boleh berhenti sampai di sini saja, seluruh BEM di Indonesia agar dapat dilibatkan dalam kegiatan ini, saya senang karena ada Bang Chairul Tanjung yang menjadi inspirasi kita semua dan kita harus menggerakkan ini ke seluruh penjuru nusantara," tutupnya.
Chairul Tanjung sebagai salah satu motivator pada kesempatan dihadirkan untuk memberikan dan berbagi pengalaman dan ilmunya kepada para pemuda. Inspirasinya dimulai ketika menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Gigi UI tahun 1981, Chairul Tanjung mengalami kesulitan finansial untuk biaya kuliah. Saat itulah kemampuannya berbisnis diasah.
Ia mulai berbisnis kecil-kecilan menjual buku kuliah, sticker, kaos, dan sebagainya.
"Pandangan banyak pemuda kita selalu mengatakan kalau mau berusaha harus punya modal, modal itu tidak harus uang. Modal ada tiga jenis pertama memang uang kalau ada uang tentu akan mempermudah menjadi pengusaha, yang kedua modal diri anda sendiri, serta modal jaringan dan networking," kata Si Anak Singkong, sapaan khas Chairul Tanjung.
Ia menekankan bahwa kepercayaan diri sangat penting, integritas, bisa dipercaya memegang amanah serta komunikasi yang baik. "Walaupun anda punya uang tetapi tidak punya modal kedua ini, tidak ada jaminan anda bisa sukses berusaha, jadi modal kedua modal diri sendiri ini menjadi penting dan harus kita bangun," ulasnya. (nrl/nrl)












































