"Bus TransJakarta kan sudah sepuluh tahun, harusnya 5-6 tahun sudah mesti peremajaan. Operator enggak pernah ganti baru kan. Dia enggak pernah ganti baru, karena dia tahu, kalau kita enggak punya bus," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).
Meski dia ingin menambah bus, Pemprov DKI masih terikat kontrak lama dengan operator bus. Menurut Ahok, karena operator tahu Pemprov DKI kekurangan bus, maka mereka sengaja tak memperbarui busnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kita ada e-catalogue dan sekarang mulai berdatangan, sudah saya sikat saja udah operator yang nakal," sambungnya.
Ahok merasakan dilema karena mengetahui sudah 70 persen bus TransJ kondisinya tak bagus. Namun jika bus itu ditarik, maka penumpang akan kembali menggunakan kendaraan pribadi.
"Kalau dulu kita serba susah, kan ini busnya 60-70 persen enggak bisa layak pakai sebetulnya. Tapi kalau kamu tutup, enggak cukup TransJakarta, kita enggak ingin turunkan animo orang naik TransJakarta juga," terang suami Veronica Tan ini.
(mnb/mok)











































