PDIP Ingatkan Jokowi Soal Tata Krama Sebelum Kumpulkan Ketum Parpol

PDIP Ingatkan Jokowi Soal Tata Krama Sebelum Kumpulkan Ketum Parpol

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 18:16 WIB
PDIP Ingatkan Jokowi Soal Tata Krama Sebelum Kumpulkan Ketum Parpol
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Presiden Joko Widodo berencana mengumpulkan ketum-ketum parpol setelah pulang dari Amerika Serikat. PDIP mengingatkan bahwa memang lebih baik bicara lebih dahulu dengan partai-partai KIH yang sudah lebih dahulu mendukung.

Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto menyebut pertemuan dengan ketum parpol menjadi hak Jokowi. Termasuk bila ketum-ketum parpol KMP diajak.

"Bahkan dengan pimpinan KMP pun, sah-sah saja," ujar Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak ada kewajiban, Bambang menyarankan memang Jokowi berkomunikasi terlebih dahulu dengan partai yang mendukungnya sejak kampanye. Hal itu akan lebih sesuai etika.

"Etikanya, mestinya (bicara) dengan yang dulu mendukung. Itu namanya tata krama. Kalau kamu menikah ada saksi, ketika bercerai ajak ngomong saksinya," ujarnya.

Di tengah isu reshuffle kabinet jilid II, Presiden Jokowi berencana menemui seluruh ketua umum partai politik. Belum diketahui agenda pertemuan tersebut.

"Presiden akan bertemu dengan ketum-ketum parpol setelah beliau kembali dari Amerika Serikat," ujar Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).

Dalam beberapa hari terakhir, salah satu partai di KIH yaitu NasDem protes saat mendengar kabar PAN mendapat jatah di kabinet. PAN memang baru-baru ini mendukung pemerintah. (imk/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads