Kantor Konjen Australia di Makassar Mulai Dibuka Tahun Depan

Kantor Konjen Australia di Makassar Mulai Dibuka Tahun Depan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 16:26 WIB
Kantor Konjen Australia di Makassar Mulai Dibuka Tahun Depan
Foto: Novi Christiastuti/detikcom
Padang - Pertemuan bilateral Indonesia-Australia di Padang, Sumatera Barat juga membahas soal Konsulat Jenderal Australia yang baru di Makassar, Sulawesi Selatan. Dijadwalkan kantor Konjen Australia ini akan dibuka dan mulai beroperasi tahun 2016 mendatang.

"Kita juga membahas mengenai rencana Australia yang akan membuka Konsulat Jenderal di Makasar, prosesnya sudah jauh," ujar Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi usai pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Julie Bishop di Mercure Hotel, Padang, Jumat (23/10/2015).

"Dan mudah-mudahan pada awal tahun depan, Konsulat Jendral Australia di Makassar sudah dapat berfungsi," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendirian Konjen Australia di Makassar ini bertujuan untuk semakin memperkuat hubungan antara Indonesia dan Australia. Pendirian Konjen baru Australia ini sebelumnya dibahas dalam pertemuan kedua menteri di sela-sela ASEAN Ministrial Meeting (AMM) 2015 di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia pada Agustus lalu.

"Saya berterima kasih kepada (Menlu) Retno untuk menandatangani surat pengesahan sehingga Australia bisa membukanya. Dan kami berencana membuka Konsulat kami pada semester pertama tahun depan," tutur Menlu Bishop.

Selain membahas soal Konjen baru Australia di Makassar, pertemuan bilateral ini juga membahas rencana kunjungan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

"Kita bicarakan waktu yang tepat, tapi tidak akan lama lagi Perdana Menteri akan berkunjung ke Indonesia," sebut Menlu Retno.

"Kita berharap Perdana Menteri Turnbull akan bisa mengunjungi Presiden Widodo tahun ini. Keduanya memiliki pembicaraan yang sangat konstruktif dan positif setelah PM Turnbull menjabat dan kami mengharapkan untuk mengembangkan hubungan kedua pemimpin kami juga terus bekerja sama sebagai tetangga, sebagai teman, sebagai mitra dalam banyak tantangan regional dan global," imbuh Menlu Bishop. (nvc/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini