Pertemuan bilateral Menlu Retno dan Menlu Bishop ini digelar di ruangan Thyce di Mercure Hotel, Padang, Jumat (23/10/2015). Sejumlah isu dibahas kedua Menlu dan salah satunya mengenai bantuan Australia dalam memadamkan kebakaran hutan di Indonesia.
"Mengenai apresiasi Indonesia terhadap bantuan yang dilakukan Australia dalam memerangi asap, memerangi kebakaran hutan, karena pemerintah Australia mengirimkan satu pesawat yang sekarang memang sudah kembali ke Australia," tutur Menlu Retno dalam konferensi pers bersama Menlu Bishop usai pertemuan bilateral kedua negara.
Menlu Retno berbicara di hadapan awak media (Novi Christiastuti/detikcom) |
Sedangkan Menlu Bishop menyampaikan komitmen Australia untuk membantu Indonesia dalam persoalan kebakaran hutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kami juga memiliki lead plane yang telah melakukan sejumlah penerbangan pemantauan di atas ara terdampak," imbuhnya.
Secara terpisah juru bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir menyatakan bahwa pesawat Australia kembali ke negara asalnya karena adanya persoalan kebakaran hutan di wilayah Australia. Belum diketahui pasti apakah pesawat Australia akan kembali membantu memadamkan api di Indonesia.
"Kita lihat perkembangannya dari Australia," ucapnya.
Isu lain yang dibahas dalam pertemuan bilateral ini ialah persoalan pelaku jihad asing. Kedua Menlu membahas soal Timur Tengah, Suriah, Iran, serta solusi untuk mengatasi konflik maupun krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah dan wilayah lainnya.
(nvc/hri)












































Menlu Retno berbicara di hadapan awak media (Novi Christiastuti/detikcom)