Waketum Hanura Nurdin Tampubolon mempersilakan kader PAN untuk masuk kabinet. Syaratnya, kader tersebut memang memiliki kompetensi.
"Kalau di PAN ada yang cocok untuk bangun presiden, kami tidak ada masalah. Kalau ada yang cocok ya, bukan bagi-bagi kekuasaan," kata Nurdin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu jawabannya bisa diberikan oleh Ketum. Kalau kami tidak masalah," ucap Ketua Fraksi Hanura ini.
NasDem juga merasa ada yang mengincar posisi jaksa agung yang saat ini diduduki kadernya, Prasetyo. Di sisi lain, Hanura santai-santai saja.
"Itu kita serahkan ke presiden," jawab Nurdin.
Sebelumnya, NasDem merasa tidak terima saat mendengar kabar PAN sudah menyodorkan 5 nama untuk menjadi calon menteri. Hal itu dianggap melanggar komitmen koalisi tanpa syarat.
"PAN kan baru-baru saja masuk kabinet, kalau kemudian di tengah jalan dikasih jatah kursi menteri apa partai lain gak marah. Partai-partai lainnya dalam KIH sudah berdarah-darah loh memenangkan Jokowi-JK," ujar politikus NasDem, Luthfy A Mutty. (imk/van)










































