Diminta Jokowi Fokus Tangani Asap, Luhut Batal ke Amerika

Bencana Kabut Asap

Diminta Jokowi Fokus Tangani Asap, Luhut Batal ke Amerika

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 13:43 WIB
Diminta Jokowi Fokus Tangani Asap, Luhut Batal ke Amerika
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang berdampak timbulnya kabut asap, kini dikomandoi langsung oleh Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Akibatnya Luhut pun batal mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

"Supaya lebih jelas bahwa presiden telah memutuskan untuk peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di bawah koordinasi Menko Polhukam, sehingga dengan demikian Menko Polhukam yang seharusnya persiapan berangkat ke Amerika, beliau tidak jadi berangkat karena harus menyelesaikan dan juga bertanggungjawab di lapangan," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai rapat bersama Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).

Rencananya, Jokowi akan bertolak ke Amerika Serikat pada 24-29 Oktober 2015. Di sana Jokowi akan bertemu dengan Presiden AS Barack Obama dan melakukan perbincangan terkait ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat perintah itu, Pramono mengatakan, Luhut akan bertolak ke Kalimantan, Sabtu (24/10) besok bersama beberapa menteri. Total ada sekitar 21 jajaran di bawah komando Luhut.

"Besok pagi beliau akan terbang ke Kalimantan dengan Menteri Pendidikan, Menteri Kesehetan, Menteri Sosial, dan sebagainya. Ada 21 jajaran yang dikoordinasikan oleh Menko Polhukam untuk mengkoordinasikan dan juga mengurangi dampak yang ada, mulai dari tingkat menko sampai dengan tingkat bupati/wali kota, dan tentunya jajaran menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan sebagainya bertanggungjawab secara langsung kepada presiden dan ini diharapkan akan lebih memudahkan pekerjaan yang akan dilakukan," jelas Pramono.

Selain Menko Polhukam, Presiden Jokowi juga meminta kepada Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani untuk menyiapkan langkah penanggulangan bencana ini.

"Presiden telah meminta kepada Menko PMK untuk mempersiapkan langkah-langkah, hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, sosial, dan sebagainya," kata Pramono. (rjo/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads