JK: Aparatur Sipil Negara Harus Netral di Pilkada

JK: Aparatur Sipil Negara Harus Netral di Pilkada

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 12:06 WIB
JK: Aparatur Sipil Negara Harus Netral di Pilkada
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral pada pelaksanaan pilkada serentak. JK juga berpesan aparat keamanan harus bersikap netral.

"Sekarang tentu zaman berubah, maka kita harus tegaskan ASN harus netral, tidak berpihak untuk menghadapi pemilu kepala daerah  yang akan datang," ujar JK dalam sambutannya pada Pembentukan Satgasus ASN di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).
 
JK membandingkan kondisi pada 15 tahun yang lalu saat aparatur negara harus mengabdi kepada parpol pemenang pemilu. Pasca reformasi, kondisi tersebut telah  berubah.

"Ini tentunya ingin menjalankan demokrasi yang baik. Demokrasi bukanlah sistem yang terbaik dalam mengatur pemerintahan, tapi sistem yang paling kurang, paling bukan terburuk yang ada. Tidak ada yang sempurna tapi ini kurang masalahnya dibanding sistem yang lain," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netralitas aparatur negara menjadi penentu dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia, termasuk juga aparat keamanan baik TNI dan Polri.

"Tapi sistem kita, UU kita mengharuskan tidak ikut berpihak sehingga akan terjamin kenetralannya," kata JK.

"Kita berterima kasih kepada KPU-Bawaslu dan semua aparat karena telah menjaga demokrasi di negeri, menjaga pemilu. sebenarnya kalau kita bicara tentang aparat, maka yang dari pengalaman kita beberapa kali pemilu langsung dan banyak pilkada, yang banyak masalah itu memang pilkada. Baik perkaranya juga konflik-konfliknya," sambungnya. (fiq/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads