Kapan Bus TransJ Reyot di Koridor 6 Dikandangkan?

Kapan Bus TransJ Reyot di Koridor 6 Dikandangkan?

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 06:52 WIB
Kapan Bus TransJ Reyot di Koridor 6 Dikandangkan?
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Sebagai transportasi publik andalan Ibu Kota, sudah selayaknya TransJakarta menjaga kelaikan sarana dan prasarananya. Sebab, kelaikan itu bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi publik untuk beralih menggunakan moda transportasi umum sebagaimana cita-cita Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).

Akan tetapi kenyataannya saat ini, tidak sedikit armada TransJakarta yang sudah tidak laik masih dibiarkan beroperasi. Salah satu contohnya bisa dilihat di Koridor 6 (Dukuh Atas-Ragunan).

Foto: Dikhy Sasra/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus-bus baru yang pernah dijanjikan pun belum juga datang. Hal ini tentu membuat masyarakat sedikit demi sedikit kecewa dengan pelayanan bus TransJ yang kian jauh dari harapan.

Kadishubtrans DKI Andri Yansyah menyebut palayanan Koridor 6 paling tidak memuaskan penumpang. Dia pun tidak jarang menyuarakan perlu pembenahan secara menyeluruh untuk koridor tersebut karena selama ini menyimpan segudang permasalahan yang parah.

"Khusus untuk Koridor 6 tidak bisa dilakukan penindakan tapi pembenahan secara menyeluruh karena kita kaji sudah parah," ujar Andri saat berbincang, Kamis (22/10/2015) malam.

Andri menyebut Koridor 6 memiliki masalah yang kompleks. Untuk itu pihaknya akan mengutamakan pembenahan di Koridor 6 dalam waktu dekat.

"Untuk khusus Koridor 6 tahun 2015 ini saya akan jadikan pilot project karena masalahnya banyak dan sangat kompleks, mulai dari pembenahan pelayanan bus TransJ, kita akan perbaiki jalannya, separatornya kita tinggikan, kita pasang barrier gate-nya serta kita persiapkan park and ride," terang Andri.

Foto: Dikhy Sasra/detikcom


Sebagai mitra, Andri pun berharap ke depannya PT Transportasi Jakarta bisa senantiasa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Ibu Kota. Apalagi PT Transportasi Jakarta genap akan berusia satu tahun pada awal tahun mendatang. Sebelum menjadi PT, TransJakarta masih berbentuk Unit Pelayanan (UP).

"Tidak ada harapan khusus tapi umum saja, bagaimana meningkatkan transportasi untuk masyarakat yang aman dan nyaman. Sehingga layanan busway menjadi transportasi yang ditunggu masyarakat," lanjutnya.

"Masalah kondisi enggak laik kita beri sanksi ke operator karena dia yang bertanggungjawab. Harus perawatan yang benar. Ini menyangkut keselamatan masyarakat tidak bisa setengah-setengah dikelolanya, harus serius," tutup Andri.

Hal senada juga disampaikan oleh Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih. Dia menyebut pihaknya tidak segan-segan memberi sanksi tegas bagi operator yang membiarkan kondisi bus yang tidak optimal untuk beroperasi.

"Ada (sanksinya). Itu langsung didenda operatornya," kata Kosasih melalui pesan singkat.

Sekadar diketahui, tidak sedikit penumpang bus TransJ Koridor 6 berkeluh kesah tentang kondisi bus yang memprihatinkan. Tidak jarang lantai dan badan bus berwarna abu-abu tersebut sudah keropos termakan karat. Belum lagi kursi penumpang yang terlihat kusam dan kotor.

Karatan pun terlihat di sejumlah bagian dalam badan bus, terutama di bagian pintu. Beberapa kali air dari AC yang sudah tidak lagi terasa dingin juga menetes membasahi salah satu kursi penumpang.

Foto: Dikhy Sasra/detikcom


Tidak hanya itu, kondisi pintu tengah bus tidak lagi tertutup rapat. Adapun 3 barisan kursi di samping kemudi juga tampak sudah longgar sehingga perlu diikat oleh tali ke tiang panyangga sekitarnya.

Suasana dalam bus juga kerap terdengar bising dengan suara getaran kaca setiap kali jalan yang dilaluinya tidak rata. Kondisi seperti ini membuat penumpang tidak nyaman.

Jadi kapan bus Koridor 6 tidak laik dikandangkan? (aws/dhn)


Berita Terkait