Kadishub DKI ke Dirut TransJ: Jangan Hanya Salahkan Operator, Benahi!

Kadishub DKI ke Dirut TransJ: Jangan Hanya Salahkan Operator, Benahi!

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 23 Okt 2015 06:34 WIB
Kadishub DKI ke Dirut TransJ: Jangan Hanya Salahkan Operator, Benahi!
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih menyebut pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi operator bus yang masih mengoperasikan bus tidak laik. Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Andri Yansyah, tidak hanya memberi sanksi tetapi juga harus membenahi kinerja operator.

"Kita inventarisir semua operator, bus-bus mana saja yang harus diremajakan. Kita juga harus konsekuen bukan nyalahin operator, tapi harus membenahi. Tidak ada kesalahan tapi harus ada perbaikan-perbaikan," kata Andri saat dihubungi detikcom, Kamis (22/10/2015) malam.

Ini merupakan kali pertama pihaknya mengkandangkan armada TransJ yang tidak laik. Dia berharap 'setruman' tersebut bisa membuat operator-operator yang berada di bawah manajemen TransJ bisa lebih teliti dalam menjaga kondisi bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kita setrum sedikit. Kalau mau beres ayo kalau enggak. Ini menyangkut keselamatan masyarakat tidak bisa setengah-setengah dikelolanya harus serius. Masih mending dikandangin daripada meledak," lanjutnya.

"Ini kan tindakan mengkandangkan bus TransJ baru kali ini, tetapi kita kasih kesempatan untuk membenahi secepatnya. Dia sudah harus bikin surat pernyataan juga," kata Andri.

Sebanyak 20 bus TransJakarta single terjaring operasi Dishubtrans Jakarta Pusat. Operasi yang berlangsung di beberapa titik, seperti Bendungan Hilir, Dukuh Atas, Roxy, dan Harmoni dari pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB itu mendapati beberapa bus TransJ dalam kondisi menyedihkan.

20 armada bobrok yang dijaring petugas itu selanjutnya dibawa ke pool Rawa Buaya, Jakarta Barat. Para operator diberikan waktu 14 hari untuk mengurus kelengkapan dan juga perbaikan bus.

Kosasih mendorong penilangan tersebut dilakukan secara lebih tegas lagi agar menimbulkan efek jera kepada para operator bus. Dia pun menegaskan pihaknya tidak segan-segan memberi sanksi untuk pihak operator yang tidak patuh terhadap aturan.

"Kami malah berharap dengan adanya penindakan-penindakan yang tegas dari Dishubtrans yang tegas dari Dishubtrans timbul efek jera dari pihak operator yang tidak patuh aturan. Bukan hanya ditindak oleh Dishubtrans, semua bus yang ditahan karena pelanggaran aturan kami kenakan sanksi berupa denda kepada operator yang busnya ditangkap karena itu mengganggu layanan kami," urainya. (aws/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads