Komjen Buwas dan Kiai NU Kompak Perangi Narkoba, Ini Gebrakannya

Komjen Buwas dan Kiai NU Kompak Perangi Narkoba, Ini Gebrakannya

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 22 Okt 2015 17:00 WIB
Komjen Buwas dan Kiai NU Kompak Perangi Narkoba, Ini Gebrakannya
Foto: Edward Febriyatri Kusuma
Jakarta - Kepala BNN Komjen Budi Waseso bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj duduk bersama membahas pemberantasan narkoba. Ini gebrakan yang akan dilakukan memerangi narkoba.

Komjen Buwas dan Said Aqil berdiskusi bersama di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).

Said Aqil mengatakan kejahatan yang dilakukan sindikat narkotika ini dinilai destruktif dan merugikan bangsa. Tak sedikit jutaan anak bangsa terjerat narkotika dan puluhan di antaranya meninggal dunia setiap hari. "Ironisnya lagi Indonesia telah menjadi pangsa pasar yang sangat besar dan dijadikan sasaran empuk para bandar," kata Said.

Said Aqil menyatakan, diperlukan kerja sama lintas sektoral agar persoalan narkotika dapat dituntaskan. Dia mengatakan, para Kiai NU sangat siap untuk mendukung gerakan penanggulangan masalah narkotika baik dalam kondisi darurat ataupun tidak. Sebagai langkah pencegahan, optimalisasi kiai dan santri akan menjadi upaya yang sangat strategis.

"Wacana ke depan, NU akan merancang sebuah buku pedoman dakwah yang memuat materi bahaya narkotika dan ini nantinya bisa digunakan oleh para kiai untuk memberikan pencerahan pada jamaah di seluruh pelosok Nusantara," paparnya.

Said Aqil mengimbau orang tua menjadi benteng utama. Pendekatan parenting itu menjadi penting dan sehingga ada model pengasuhan yang tepat.

"Kami juga meminta agar penegak hukum cepat tanggap dan bisa mencegah sejak dini agar pasokan narkotika tidak masuk ke wilayah NKRI. Penegak hukum jangan seperti pemadam kebakaran, artinya menangkal sejak dini akan jauh lebih efektif ketimbang menangani setelah terjadi," kata dia.

Said Aqil mengatakan aturan hukum terkait narkoba harus ada dinamika dalam penyusunan aturan atau undang-undang. "Harus ada dinamika dalam penyusunan aturan atau undang-undang, mengingat sindikat selalu mencari celah agar bisa menyebarkan barang haram narkotika seperti dengan merekayasa zat-zat kimia agar menjadi narkotika jenis baru yang tak terjamah oleh undang-undang," bebernya.

Sementara itu, Komjen Buwas bertekat akan membuat bandar-bandar narkoba tersebut jadi miskin. Dia menyatakan BNN bukan hanya tegas dalam memberantas jaringan sindikat hingga ke akar-akarnya akan tetapi juga akan memiskinkan para bandar sehingga mereka tidak lagi bisa memutarkan roda bisnisnya meski sudah berada dalam bilik penjara.

"Kita akan menjerat para bandar dengan mengusut tindak pidana pencucian uang sehingga aset-aset mereka bisa disita," kata Komjen Buwas.


(aan/nrl)


Berita Terkait