"Tuduh menuduh itu biasa, lihat realitanya. Pemerintah yang sebabkan perlambatan ini," kata anggota DPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Hidayat yang duduk di Komisi VIII ini mencontohkan pembahasan anggaran bersama mitra kerja di komisinya. Dia menyebut bahwa banyak perubahan yang disampaikan kementerian di tengah-tengah proses pembahasan.
"Kami kaget, dalam pembahasan ada berkali-kali perubahan di pemerintahan. Ada pemotongan anggaran yang mekanismenya tidak dibicarakan dengan DPR," ucap Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.
Menurut Hidayat, pemotongan ini berdampak pada perubahan postur anggaran di tengah-tengah pembahasan. Tentu saja pembahasan jadi perlu diulang lagi.
"Jangan dipolitisasi, ini pemerintah yang buat surat pemotongan anggaran," ujar Hidayat.
RAPBN 2016 seharusnya disahkan hari ini namun ditunda hingga pekan depan. Partai NasDem pun mewanti-wanti jangan sampai ada politik saling sandera terkait kepentingan rakyat.
"Kami harapkan rekan-rekan KMP di DPR melalui fraksi memainkan politik yang pro pembangunan dan mengutamakan kepentingan negara. Kami percaya mudah-mudahan tidak ada politik saling menyandera," kata anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi NasDem Johnny G Plate dalam pesan singkatnya, Kamis (22/10/2015). (imk/van)











































