"Ke depannya kaum santri tidak boleh lagi hanya belajar kitab kuning tapi harus belajar mengambil peran, menjadi pelopor, tentu harus menjadi inisiator Indonesia," kata Imam kepada wartawan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Imam, tak akan sulit melibatkan para santri dalam aktivitas bela negara karena sejak dini mereka telah ditanamkan kedisiplinan, ketaatan, ketangguhan. "Di pesantren dididik kedisiplinan, ketaatan, ketangguhan, dan tentu ketulusan dalam membela bangsanya," papar Imam.
(idh/erd)












































