Tawuran di STPDN, 11 Praja Luka

Tawuran di STPDN, 11 Praja Luka

- detikNews
Selasa, 01 Mar 2005 21:10 WIB
Jakarta - Terjadi tawuran di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang menyebabkan 11 orang Praja mengalami luka-luka. Mereka yang luka-luka berasal dari 10 orang praja tingkat 2 dan 1 orang dari tingkat 1. Peristiwa ini diawali dari keributan antara praja tingkat 4 dengan praja 2 yang menyebabkan tawuran di ruang makan.Menurut Kapolres Sumedang AKBP Yoyok Subagyono, tawuran itu diawali karena yunior tingkat 2 Simon Salos ditegur oleh kakak tingkatnya Hasim Siregar dari tingkat 4. Pasalnya, Simon mengeluarkan kaosnya pada saat kegiatan Kesamaptaan. Simon ternyata tidak menerima teguran tersebut. Kemudian terjadilah cekcok dan Hasim memukul Simon dan timbulah keributan.Ternyata kejadian tersebut tidak selesai sampai di situ. Pada saat makan siang sekitar pukul 13.00 WIB terjadi tawuran di ruang makan antara praja tingkat 4 degan praja tingkat 2. Peristiwa saling lempar pun terjadi dalam ruang makan tersebut. Piring dan gelas beterbangan di ruang makan yang dipenuhi oleh sekitar 3.000 orang siswa STPDN ini. Kemudian praja tingkat 2 mencoba melarikan diri dengan menerobos kaca yang menyebabkan banyak yang mengalami luka-luka. Tawuran inilah yang menyebabkan banyak siswa STPDN mengalami luka-luka. "Kejadian tawuran ini baru pertama kali di STPDN. Biasanya hanya pemukulan saja," kata Kapolres Sumedang saat dihubungi detikcom, Selasa (1/3/2005).Kapolres Sumedang menjelaskan, untuk peristiwa pemukulan sendiri Hasim Siregar sudah dijadikan tersangka. Sedangkan untuk peristiwa tawuran di ruang makan tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Saat ini sudah 21 orang saksi diperiksa untuk mengungkap kasus ini. Mereka adalah pengasuh, petugas piket, dan 11 orang korban luka-luka," katanya. (nal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads