Ratu dan Pangeran Denmark tiba di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015) pukul 10.30 WIB. Keduanya langsung disambut oleh Presiden Jokowi dan Ibu Iriana.
Jokowi dan Iriana menyambut kedatangan Ratu Denmark (Bagus/detikcom) |
Setelah itu dilakukan penyambutan kenegaraan di halaman Istana Merdeka. Kemudian Presiden Jokowi dan Ratu Margrethe II memasuki Istana untuk melakukan pertemuan bilateral.
suasana penyambutan kenegaraan (Bagus Prihantoro/detikcom) |
Para menteri yang mendampingi Presiden Jokowi antara lain adalah Menko Maritim Rizal Ramli, Menlu Retno LP Marsudi, Mendikbud Anies Baswedan, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Mensesneg Pratikno serta Seskab Pramono Anung. Hasil dari pembicaraan kenegaraan ini yakni penandatanganan nota kesepahaman tentang maritim, kebudayaan, energi dan dialog antar umat beragama.
"Jadi empat itu yang dibicarakan. Tapi lebih konkretnya setelah menteri-menteri terkait sudah berbicara," kata Jokowi usai pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, yang ditanyakan pembuatannya berapa hari, saya bilang yang ini yang untuk motif lereng ini sampai enam bulan, yang motif lain tadi apa tadi kombinasi lereng dan kompetisi motif lain tadi empat bulan. Penjelasan-penjelasan seperti itu. Beliau suka semua motif batik," ungkap Jokowi.
Jokowi didampingi Menlu Retno dalam pertemuan itu (Bagus Prihantoro/detikcom) |
Diwawancara secara terpisah Mendikbud Anies Baswedan menyatakan mengenai MoU yang dia tandatangani. Nantinya pelajar dan guru dari Indonesia akan berkesempatan belajar tarian serta kebudayaan lain ke Denmark.
"Jadi pengembangan pendidikan kesenian dari sana. Sebaliknya kita ingin undang kegiatan seni di Indonesia. Spesifiknya masih didiskusikan," kata Anies.
Lebih lanjut Menlu Retno menjelaskan mengenai kerja sama hubungan bilateral yang semakin intensif antara kedua negara. Prioritas kerja sama yakni dialog antar agama.
"Kita adalah negara muslim yang paling besar namun pada saat yang sama kita bisa berkembang sebagai negara yang besar secara demokratik tetapi kita juga mengadopsi value of tolerance, value of pluralism dan sebagainya sehingga kita bisa kembangkan value seperti ini dengan negara lain untuk memberikan pemahaman pentingnya value of tolerance," tutur Retno.
Menlu Denmark juga sempat berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang letaknya bersebelahan. Denmark memandang Indonesia sebagai negara penting di kawasan. (bpn/hri)












































Jokowi dan Iriana menyambut kedatangan Ratu Denmark (Bagus/detikcom)
suasana penyambutan kenegaraan (Bagus Prihantoro/detikcom)
Jokowi didampingi Menlu Retno dalam pertemuan itu (Bagus Prihantoro/detikcom)