"Alhamdulilah sekarang saya terpilih untuk mengawasi hakim-hakim. Jadi sekarang tugas saya mengawasi junior-junior saya dan para senior saya hakim agung," ujar Maradaman saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/10/2015).
Meski dia menyebut para hakim agung sebagai senior, bukan berarti Maradaman akan takut untuk menindak para hakim agung yang nakal. Dia menjunjung asas profesionalitas dalam menjalankan jabatannya. Maradaman sudah malang melintang di dunia peradilan selama puluhan tahun. Bahkan, dia pernah menjadi hakim tinggi pengawas di Mahkamah Agung (MA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maradaman sendiri saat berkarier di MA, sudah beberapa kali menjabat sebagai Waka PTA. Tetapi dirinya belum pernah menduduki jabatan Ketua PTA. Meski demikian, dia tetap menganggap promosi mutasi di MA sudah maksimal.
Saat berperan sebagai pimpinan KY periode 2015-2020 nanti, Maradaman juga akan fokus kepada promosi mutasi para hakim. Dia mengatakan, sesuai UU, KY diperbolehkan memberikan rekomendasi terkait promosi hakim.
"Belajar dari pengalaman saya, mungkin nanti promosi dan mutasi akan saya dorong ke MA. Di UU diatur bahwa KY boleh memberikan rekomendasi kepada seseorang hakim untuk promosi jabatan. Nanti saya akan tekan kan di situ dan semoga MA mau menerima rekomendasi," cetus Maradaman. (rvk/asp)











































