Alex Noerdin: Sekarang Negara Luar Tahu Kebakaran Hutan di RI Sulit Dipadamkan

Alex Noerdin: Sekarang Negara Luar Tahu Kebakaran Hutan di RI Sulit Dipadamkan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Rabu, 21 Okt 2015 19:25 WIB
Alex Noerdin: Sekarang Negara Luar Tahu Kebakaran Hutan di RI Sulit Dipadamkan
Ilustrasi/asap di Padang (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Titik panas di provinsi Sumatera Selatan terhitung paling banyak saat ini meski telah mendapat bantuan pemadaman dari luar negeri. Tapi Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Apakah bantuan pemadaman dari negara sahabat ini signifikan? Jawabnya ya dan tidak. Seperti saya tak usah sebut namanya bahwa mereka jadi tahu bahwa memadamkan di lahan gambut luar biasa beratnya. Jadi tak ada lagi cerita-cerita miring dari negara luar. Ada bagusnya," kata Alex usai menghadiri pertemuan kepala daerah di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).

Dia kemudian menjelaskan mengenai karakter lahan di Sumatera Selatan adalah tanah gambut. Jenis lahan seperti ini disebut Alex dapat terbakar sewaktu-waktu apabila cuaca kering.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanah gambut itu harus selalu terendam supaya tidak kering. Dia digesek sedikit langsung terbakar. Setidaknya dia harus terus kena hujan selama 7 hari berturut-turut agar basah lagi," kata Alex.

Ketika musim penghujan, tanah gambut memiliki karakter menyerap air dengan cepat. Tetapi Alex mengakui bahwa kini lahan gambut sering mengalami eksploitasi.

"Saya tak mau excuse tapi kebakaran di kanada australia itu terjadi tiap tahun. Jauh lebih mudah dipadamkan karena bukan lahan gambut. Di Indonesia sendiri ada 6 daerah yang memiliki lahan gambut. Tiga di Sumatera dan tiga di Kalimantan. Ini yang sering kebakaran hutan setiap tahun," sebut Alex. (bpn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads