"Nanti kita sampaikan. Tapi biasanya kalau keputusan itu sudah ada kita sampaikan ke JK bahwa inilah keputusannya," kata Sekjen Golkar hasil Munas Bali, Idrus Marham, kepada wartawan usai jumpa pers di Restoran Puang Ocha di belakang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Idrus menuturkan Golkar kubu Ical tetap menghormati apa pun pandangan JK. Bagaimanapun JK selain Wapres juga pernah menjadi Ketum Golkar.
"Bagaimanapun Pak JK seorang kita lakukan komunikasi," katanya.
Sebelumnya diberitakan Mahkamah Agung memperkuat putusan PTUN Jakarta bahwa kepemimpinan Golkar dikembalikan ke Munas Riau. Wapres Jusuf Kalla (JK) menyebut putusan itu berimbas pada tidak diakuinya hasil munas Bali dan Ancol Golkar.
"Jadi cukup bijaksana sebenernya, sangat bijaksana. Dua-dua munas itu tidak diakui," ujar JK di Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan,Β Rabu (21/10/2015).
JK pun mendorong agar kedua kubu segera islah. Namun JK tak menyebut perlunya munas lagi.
"Semua harus islah. MA menetapkan semua harus islah," imbaunya. (van/try)











































