Melihat hal ini, Ketua DPR Setya Novanto mengingatkan agar anggotanya tak menuruti pihak-pihak berkepentingan untuk melakukan perbuatan melawan hukum. Konteksnya, soal pembahasan proyek di DPR.
"Banggar dan Komisi-komisi harus lebih berhati-hati, jangan sampai tergiur dengan permintaan-permintaan siapapun. Dihindari supaya tidak terjadi janji-janji menyesatkan kepada anggota itu sendiri," kata Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari itu, Novanto menyerahkan proses hukum terkait anggotanya itu kepada KPK. DPR mendukung KPK memberantas korupsi, begitu pula DPR berkomitmen menegakkan semangat antikorupsi.
"Kita serahkan kebijaksanaan kepada KPK untuk mengusut lebih jauh, kita mendukung supremasi hukum," kata Novanto.
Dia ingin semua pihak memandang kasus ini dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Novanto mengingatkan agar anggotanya berhati-hati berurusan dengan gelagat-gelagat yang mengarah pada tindak korupsi.
"Tadi kita sudah rapat, anggota supaya lebih berhati-hati kepada hal-hal yang berkaitan dengan masalah yang berbau korupsi," kata Novanto.
(dnu/tor)











































