"Tadi pagi ketemu Menlu, dia bilang Indonesia sangat berpotensi. Tahun 2019 pemilihan presiden dan DPR akan bareng," ujar Ahok menceritakan pertemuannya di Hotel Sari Pan Pasific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
Mendengar itu dengan takjub, Vivian langsung bertanya bagaimana jika pemilihan tersebut tidak memberikan harapan baru bagi Indonesia. Dengan penuh keyakinan, Ahok menjawab dia rela memasang badan karena memiliki keyakinan Indonesia bisa maju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau suatu hari Indonesia ada masalah tidak hebat pun, kalian akan kena. Enggak ada lagi investasi surga seperti di Singapura yang tergatung kita. Kalau kita hebat, investasi di Singapura akan join, masuk," lanjutnya.
Ahok mengatakan, banyak pengusaha yang tertarik menanamkan investasinya di Jakarta. Ahok juga menerangkan rencananya untuk menggabungkan beberapa perusahaan BUMD yang bergerak di satu bidang untuk ada di bawah satu manajemen agar dapat memudahkan kemandirian dan kesiapan go public.
"Kita sampaikan juga go public. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana sebuah aset management company dimasuki banyak orang untuk biayain proyek-proyek nantinya," kata Ahok. (aws/fdn)











































