"Pelakunya sudah kita amankan kemarin, Selasa (13/10)," ujar Kapolres Bantul AKBP Dadiyo kepada detikcom, Rabu (21/10/2015).
Penangkapan ini berawal dari laporan keluarga 5 orang anak yang menjadi korban. Para korban telah diperiksa dan juga diberi pendampingan secara psikologis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korbannya anak-anak. Dijanjikan mau dibelikan tas, jajan. Diiming-imingi," imbuhnya.
Polisi mengaku berhati-hati dalam mengungkap kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang pensiunan guru E (63). Ditambah lagi kondisi beberapa korban yang sempat trauma. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bantul telah melakukan pendampingan ekstra pada dua korban.
"Dua anak ini yang paling parah. Saking parahnya, takut ketemu lelaki," imbuhnya. Β
Kondisi keduanya kini berangsur membaik. Dadiyo menjelaskan dua anak tersebut telah bisa beraktivitas normal dan berangkat ke sekolah.
Sejauh ini sudah 13 anak yang diketahui menjadi korban. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan tak menutup kemungkinan akan ada tambahan korban.
"Kami terus mendalami. Yang jelas sudah 13 orang yang kami periksa sebagai korban," tutup Dadiyo. (sip/try)











































