Pertemuan tersebut digelar di The Dharmawangsa Hotel, Jl Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (20/10) malam. Selain SBY, semua ketum parpol koalisi menghadiri pertemuan penting tersebut antara lain Ketum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Ruhut menuturkan tak ada kesepakatan penting antara SBY dengan para ketum KMP dalam pertemuan itu. "Oh nggak, Bapak hadir karena undangan ulang tahun Golkar dan ulang tahun Prabowo. Jadi perkawanan saja," kata Ruhut kepada detikcom, Rabu (21/10/2015). Seperti diketahui, Golkar berulang tahun ke-51 pada 20 Oktober, sedang Prabowo berulang tahun ke-64 pada 17 Oktober.
Partai Demokrat akan tetap konsisten berada di posisi nonblok. Tidak akan merapat ke KMP maupun KIH.
"Kita tidak di blok barat maupun blok timur," katanya.
Lalu bagaimana sikap PD di Paripurna RAPBN 2016 yang kabarnya bakal jadi ajang pertarungan KMP dan KIH?
"RAPBNP kita dukung pembangunan untuk rakyat. Kebijakan yang baik dari pemerintah kita dukung," kata Ruhut yang menyebut jabatannya sebagai Menko Polhukam di PD ini.
Bagi Ruhut, kalaupun KMP memaksa voting belum tentu menang. "Harus diingat itu Golkar sama PPP solid saja mereka sudah kalah apalagi pecah," pungkasnya. (van/nrl)











































