Kemarau Panjang, Jakarta Mulai Kekeringan

Kemarau Panjang, Jakarta Mulai Kekeringan

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 21 Okt 2015 12:08 WIB
Kemarau Panjang, Jakarta Mulai Kekeringan
Foto: Jabbar Ramdhani
Jakarta - Kemarau panjang efek dari El Nino berbuntut Jakarta menderita kekeringan. Kali Ciliwung yang di musim hujan selalu mengamuk, tampak surut. Sumber air juga susah didapatkan warga.

Warga Jakartaย  mulai mengeluh soal keperluan air bersih. "Musim panasnya panjang banget. Terakhir hujan awal bulan kemarin," kata Roni Firdaus, warga Jalan Masjid Pasar Minggu, Condet, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2015).

Air kali Ciliwung mulai surut. Padahal biasanya kali Ciliwung mengalir deras dan kerap banjir di bulan-bulan sekarang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi air kali memang sudah beda, ini udah surut banget. Dari jembatan situ juga bisa kelihatan, airnya surut banget," katanya.

Kondisi kekeringan ini juga diakui oleh Daripah, warga yang tinggal tidak jauh dari Sungai Ciliwung di Condet.

Daripah berkata bahwa biasanya air tidak sedangkal itu. "Kalau hari biasa, permukaan kali tidak sampai kelihatan," tutur ibu yang membuka warung nasi ini.

Gejala kekeringan ini juga dibuktikan dengan susahnya air tanah. Warga yang biasa menggunakan air tanah harus memperdalam lagi sumur atau pipa pompa airnya.

Roni mengaku bahwa sumur di rumahnya kering. "Akhirnya biar pompa bisa keluar air, saya dalemin lagi sampai tujuh meter," tuturnya. Hal ini turut diamini oleh Daripah.

Menurut Daripah, sebelum pipa pompa rumahnya diperdalam, ia hanya mendapatkan air keruh. "Kalau kena kulit, nanti gatal. Untuk rendam baju, saya tambahkan pembersih kuman," ujarnya.

Rojak, warga yang tinggal tak jauh dari Sungai Ciliwung mengungkapkan, "Bahkan ada warga yang sampai mencari sumber air baru dengan cara mengebor tanah. Setelah dua kali gagal, di lubang ketiga baru sumber air didapatkan."

Warga berharap kekeringan ini segera berakhir, berganti dengan musim hujan sehingga tidak ada lagi kesulitan mendapatkan air bersih.

Daerah anda mulai kekeringan? Silakan kirimkan kisah anda beserta fotonya ke redaksi@detik.com jangan lupa sertakan kontak anda. (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads