Istri Sedang Hamil Tua, Sekjen Jakmania Ajukan Penangguhan Penahanan

Istri Sedang Hamil Tua, Sekjen Jakmania Ajukan Penangguhan Penahanan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 18:26 WIB
Istri Sedang Hamil Tua, Sekjen Jakmania Ajukan Penangguhan Penahanan
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Tim pengacara Sekjen The Jakmania Febriyanto (37), mengajukan surat penangguhan penahanan kliennya ke penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Alasan utamanya karena istri kliennya itu tengah hamil tua.

"Yang terpenting (dalam penangguhan penahanan), istrinya lagi hamil dan sebentar lagi akan melahirkan. Sehingga kami meminta kebijakan penyidik dan Kapolda untuk mempertimbangkan dari sisi kemanusiaan," jelas kuasa hukum Febri, Muhammad Halim kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Permohonan penangguhan penahanan adalah hak tersangka. Di sisi lain, pengacara menilai jika kliennya cukup kooperatif terhadap penyidik dalam proses penyidikan kasus UU ITE tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dimasukkan permohonannya kemarin, ada kelengkapan administrasi yang harus dilengkapi. Dari sisi hukum tidak ada persoalan untuk tidak bisa ditangguhkan penahanan karena klien kami koopertif dan mengikuti proses," jelasnya.

Jika dikabulkan penangguhan penahanan tersebut, pengacara menjamin kliennya taat wajib lapor. "Tetapi kami menghargai proses penyidikan polisi," imbuhnya.

Sementara itu, Halim menegaskan jika kliennya tidak pernah menyebarkan kebencian dan memprovokasi anggota Jakmania untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis. Dalam akun Twitternya @bung_febri, menurut Halim, kliennya hanya ingin menjelaskan penolakan dari bawah soal laga final Piala Presiden antara Persib Vs Sriwijaya FC di GBK, Minggu lalu.

"Kalau dilihat dari redaksionalnya itu tidak menebar kebencian, itu tidak seperti itu persepsinya. Twitternya itu kan dianggap bertentangan dengan Pasal 28 ayat (2) UU ITE," tambahnya.

"Klien kami dalam Twitternya itu menganggap rekonsiliasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan Ketua The Jakmania tidak akan bisa terjadi dalam satu malam," lanjutnya. (mei/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads