Dukung Aksi Mogok Kerja Pegawai Tol, Seribuan Buruh Demo di BEI Besok

Dukung Aksi Mogok Kerja Pegawai Tol, Seribuan Buruh Demo di BEI Besok

Salmah Muslimah - detikNews
Selasa, 20 Okt 2015 17:32 WIB
Dukung Aksi Mogok Kerja Pegawai Tol, Seribuan Buruh Demo di BEI Besok
Ilustrasi demo buruh (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Seribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendukung rencana mogok kerja pekerja kontrak dari PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) pada 28, 29, dan 30 Oktober. Mereka akan menggelar aksi demo di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (21/10) besok pagi.

"Sekitar 1.000 buruh dari KSPI aksi solidaritas demo di BEJ. Kami mau kasih surat ke pejabat BEJ soal masalah ini," kata Presiden Serikat Karyawan Jalantol Lingkarluar Jakarta (SKJLJ), Mirah Sumirat, Selasa (20/10/2015).

Mirah meminta agar pejabat BEI bisa menyampaikan aspirasi mereka kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk, perusahaan yang terdaftar di bursa. Tuntutannya adalah agar para pekerja kontrak di PT Jalan Tol Lingkarluar Jakarta yang merupakan anak perusahaan dari PT Jasa Marga tidak dipindah ke perusahaan baruย  yakni PT Jasa Layanan Operasi (JLO).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"November 2015 ini kan para pekerja kontrak di PT JLJ akan diangkat menjadi karyawan tetap. Ini mereka sudah senang-senang tiba-tiba harus pindah lagi ke PT JLO. Kalau jadi karyawan tetap kan enak di JLJ dibandingkan di JLO," kata Sumirah.

"Nanti kami akan kirim surat ke pejabat BEI-nya. Kalau surat kami nggak diterima, kami akan menginap di sana," ucap Mirah.

Namun jika surat diterima, Mirah dan kawan-kawan akan melanjutkan aksi ke DPR. Di sana mereka ingin bertemu dengan Komisi VI.

"Di DPR mau ketemu komisi VI atau IX. Mereka kan bisa panggil Dirut Jasa Marga untuk duduk bersama di situ bareng sama kami," katanya.

Rencananya rangkaian aksi ini akan dilaksanakan dari tanggal 21-23 Oktober 2015.

"Yang demo teman-teman dari serikat pekerja. Kalau pegawai tolnya tetap kerja tanggal segitu, hanya perwakilan saja," jelas Mirah. (slm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads